Michael : Buah Idealisme Setan Tradisional

Date July 5th, 2008 Comment Comments Off

The Phantom of the Traditional Opera, adalah tajuk konser di Graha Bhakti Budaya dan diselenggarakan Mahagenta, suatu kelompok musik yang mengangkat musik tradisional ke panggung Taman Ismail Marzuki malam itu.

Lonceng besar, arti “Mahagenta”, benar-benar berkumandang mengusung idealisme bermusik mereka. Sesuai dengan tajuk, pagelaran malam itu adalah rhapsodia dari musikal The Phantom of the Opera karya Andrew Lloyd Webber.

Penggalan demi penggalan karya musikal dari West End, London disusun sedemikian rupa dari sudut estetik tanpa perlu menjaga bentuk awal dari kisah Phantom yang diambil dari buku Gaston Leroux dengan judul yang sama. Sama halnya dengan penokohan dalam kisah ini.

Mahagenta membungkus karya diatonis musikal yang meraih jumlah pementasan terbanyak Broadway ini dengan sentuhan pentatonik perkusif tradisional. Guzheng, seruling, didgeridoo, drumset, timpani dan gambang adalah sebagian dari alat musik yang dipadukan untuk membentuk warna tradisional modern.

Warna Jawa, Padang, China, Aborigin, Aceh dicampur menjadi satu warna baru the Phantom, warna yang sama sekali beda dengan The Phantom asli.

Nada-nada semi operatik yang dirancang Webber sebagai musikal rock lebih diperkaya lagi oleh Mahagenta dengan menambahkan warna vokal tradisional Jawa, Sunda dan warna vokal lainnya dipadu warna RnB modern.

Dari segi tata panggung dan visual, The Phantom of the Traditional Opera menyuguhkan keindahan yang tertata baik. Panggung dipadu tata lampu yang menarik mengemas karya ini.

Selain itu, Mahagenta juga menyuguhkan koreografi cantik ballet modern dengan sentuhan nusantara di beberapa nomornya. Di lain tempat giliran keindahan tari tradisional yang dieksplorasi. Topeng Jawa Barat dipadu gerakan tarian Bali namun disuguhi sentuhan kabuki Jepang membuat tata gerak pagelaran ini sebagai suatu fokus tersendiri.

Namun dari segi tata suara masih banyak yang perlu diperhatikan. Dengung feedback yang mengganggu berkali-kali muncul dari sistem tata suara yang digunakan, begitu juga dengan noise yang cukup keras dari speaker.

Penguasaan karya dari kru Mahagenta memang harus diacungi jempol. Bahkan sentuhan improvisasi pun dapat dirasakan dari bangku penonton lengkap dengan harmonisasi diatonik.

Memang dikebanyakan karya, instrumen tradisional hanya berperan sebagai pemanis dan pemberi efek dalam karya sehingga sentuhan tradisional dapat diterka dengan susunan karya asli dengan efek tradisional diikuti oleh variasi karya dengan sentuhan tradisional penuh dengan tempo yang lebih cepat dan penghubung karya sepenuhnya tradisional.

Sedikit masukan bahwa pemusik sebenarnya dapat mengeksplorasi efek tiga dimensi dari suara. Selama pertunjukan banyak sekali momen yang sebenarnya dapat dieksplorasi lebih jauh ternyata hanya disuguhkan secara dua dimensi. Tiupan alat musik tiup selalu teramplifikasi terlalu keras, padahal komposisi dapat lebih terekspos dengan menambah efek jauh-dekatnya suara.

Seksi vokal pria juga harus mendapat perhatian lebih jauh karena permasalahan intonasi dan diksi bahasa Inggris yang mengganggu pendengar. Inipun sebenarnya dapat dieliminir pada karya musikal teramplifikasi yang mengutamakan pengertian audiens akan setiap lirik lagu. Pengucapan lirik harus menjadi salah satu perhatian utama dalam bentuk kesenian seperti ini.

Secara umum, konser ini adalah konser yang unik. Tidak setiap kesempatan kita bisa melihat perkawinan musik Timur dan Barat dalam satu garis musik yang sama, apalagi dengan sentuhan karya teater musikal rock operatik. Suguhan yang sungguh lengkap.

Idealisme yang sungguh indah, didukung kerja keras, ternyata memang berbuah keindahan. Si setan opera telah berubah menjadi keindahan Phantom di Nusantara.

~ I didn’t bring my camera…. so no photos this time, sorry.

Aji : Mars TA

Date July 4th, 2008 Comment Comments Off
Kobarkan semangatmu
Tunjukkan sportivitasmu
Kuyakin semester ini
Pasti menang


Njiplak mars persija. Biar semangat..
Ayo teman2, semester ini kita pasti menang!!!!

Alidz : Jogja!

Date July 3rd, 2008 Comment Comments Off

Im leaving town for a while. Oh, im so excited! Udah lama bgt gw gak mengunjungi tanah leluhur, hohoho. Doakan kelancaran perjalanan dan semuanya ya..

ps.teman2, kalian yg semangat ya!

Aji : TA nih

Date July 3rd, 2008 Comment Comments Off
Tadi ada temen gw yang bilang begini, " wah, TA lo menarik juga Ji.". Hoho, jadi seneng gw. Di tengah "badai h-8", lumayan lah pujian2 kaya gini.
Terus tadi pembimbing gw udah selesai ngerevisi yang gw kerjain. asiik. Tinggal gw benerin, terus kasih lagi, terus benerin lagi, terus kasih lagi, dan mudah2n proses loop ini gak berlangsung lama. Aminnn.
///postingan berikut mulai oot berat..
Btw, gw sekarang ngerasa kampus tuh sepiiiiiiii banget. Udah mulai berasa asing. Kadang2 pikiran gw melanglang buana ke jaman2 baru masuk.. Nah, salah satu yang gw inget tuh jadi pas gw naik tangga mw ke sekre, gw keinget pas jadi maba yang ngiringin wisudawan terus gw nyanyi kecil "saamudra laut ilmu terbentang di hadapan kuuu..". Pelan. Jadi inti yang gw pikirin adalah bahwa pada waktu itu gw nyanyi lagu itu. Tapi temen di samping gw pas denger gw nyanyi itu malah bilang "sabar Ji, dua bulan lagi..". Argh, dia malah ngira gw lagi ngarep2 cepet lulus. Bener sih emang, tapi kan bukan itu yang lagi gw pikirin. Dodol ah.


Kalo dibaca2, postingan gw jelek amat ya??.. Bodo Ah EGPC*
*: akronim dari Emang Gw Pikirin Cuih. Sebuah istilah yang pernah lazim digunakan pada awal tahun 2000 untuk menggambarkan keacuhan seseorang terhadap sebuah persoalan (ini gw sok tau).

Michael : The Truth Behind Music Playing Games

Date July 3rd, 2008 Comment Comments Off

How long have you seen great games which took musical activities as their main subject? Making music now can be done in front of your game console or computer along with joysticks or plastics music instrument replicas. This is a phenomena of the musical world.

These games incorporates first-rate music, great game play, wonderful graphics and close-to-life simulations. And above all, they are fun to play with and they sells.

Music playing (simulation) games has broaden the access of many music. Many unknown quality bands are now famous because their music was included and could be played in the games. Many rock bands from the former-days are once again become popular because of their hit list was included in the games.

These games have already become the successful beacon of music marketing, reaching youngs and olds. Songs that were once could only be listened to now can be played by the fans accompanied with full bands.

With five-frets guitar and a switch, you can make a similar music played by 19-frets, six-strings guitar, complete with its solos.

From the entertainment perspective, there is nothing wrong with it. People just play it for fun. But from the musical perspective side, we can see that people are more eager to participate in music making, even try to emulate real musicians producing real sounds.

But also from these games, we can see that music making has become an instant process. Hours and hours in a studio practicing is no longer necessary to make music. Just equip yourself with a plastic gear and you are ready to play anything in your playlist.

Guitar Hero has become a cultural phenomenon, played in bars, instead of karaoke, quoted from wiki. But one still does not understand why this guitar playing games was chosen, rather than the real guitar playing. While singing karaoke is still a real singing, guitar simulation is not real guitar playing.

The real music making process may not be as captivating as it used to be. The real painful process of music training will be defeated by the easier and less tiring controller practice. The instant culture has already invaded the land of music.

There are some claims that this kind of games has boost the interest on playing the real thing and endorsing the sense of rhythm.

One is not interested in arguing whether one of those statements true or not. But one should say that how great you play those simulation games, you are still unable to play the real thing. The controller skills and console technology still cannot replace the true skills of guitar playing and real bands with real instruments.

One can only ask, please try to play the real thing. Don’t get cocky because of the skills of playing these games perfectly, but be proud when we can play the real instruments. However. virtual is not real.

Great in car-driving games never makes you a great driver on the streets. Play the games, grasp the reality. So here’s the question,”Want to sound like a pro?” The only answer “Practice real instrument like one.”

Pictures:

Rabindra : Status of The Day

Date July 2nd, 2008 Comment Comments Off

Andre : Must have this thing !

Date July 2nd, 2008 Comment Comments Off

Mindstorms NXT is definitely too irresistible !!!




And sure it will be a great companion for my RIS 2.0 …

MUST … HAVE .. THIS … THING … IMMEDIATELY …

Michael : Rent, Akhir Sebuah Era

Date July 2nd, 2008 Comment Comments Off

Mendapat kabar bahwa drama musikal Rent akan segera ditutup. Tahun ini Rent yang telah melegenda akhirnya akan meninggalkan panggung pertunjukan Broadway 7 September mendatang.

Terdaftar sebagai urutan ketujuh show terlama dan terbanyak di Broadway, Rent telah menjelajahi dunia teater musikal selama 12 tahun dan hanya kalah dari The Phantom of the Opera. Rent sendiri akan dipertunjukkan sekitar 5000 kali setelah 12 tahun berada di dalam seabad sejarah Broadway.

Rent sendiri ditulis dan digubah oleh Jonathan Larson, seorang komposer bohemian di New York. Karya ini adalah karya terbesarnya seumur hidup, dan diselesaikan tepat sebelum ia meninggal di usia 35 tahun.

Karya ini pulalah yang mengangkat namanya di jajaran komposer musikal yang patut diperhitungkan, karya yang juga menjadi testimoni kehidupannya sebagai musisi bohemian.

Rent sendiri adalah adaptasi modern dari La Boheme karya Giacomo Puccini, komposer operatik Italia di awal abad ke-20. La Boheme yang mengangkat kehidupan seniman bohemia Paris yang terserang penyakit kemiskinan, TBC, dan cobaan percintaan diperbaharui dengan mengangkat kondisi serupa New York di akhir tahun 1980an yang juga terserang kemiskinan dan wabah modern HIV, obat-obatan terlarang serta gejolak cinta.

Konflik cinta dan kemiskinan menjadi penghalang bagi kreatifitas berbagai seniman muda ini. Begitu juga dengan wabah AIDS dan obat-obatan terlarang yang melanda komunitas mereka. Musikal ini mengangkat isu ini untuk menyampaikan isu idealisme, kenyataan hidup, sekaligus ketulusan cinta melalui nada-nada yang sedehana namun dipertimbangkan secara mendalam.

Setelah 12 tahun berjalan akhirnya produksi ini akan ditutup, meninggalkan bekas pada mereka yang telah menontonnya secara langsung maupun mereka yang menonton versi layar lebarnya yang diproduksi tahun 2005 dan disutradarai oleh Chris Columbus.

Rent sendiri dinominasikan untuk 10 buah Tony Awards di tahun 1996 dan memenangkan 4 di antaranya sebagai Musikal Terbaik.

Penggemar Rent pun akrab dengan sebutan Rentheads. Mereka juga adalah mereka yang rela menunggu sampai menginap di depan Nederlander Theater di Broadway untuk mendapatkan tiket murah yang ditawarkan untuk setiap pertunjukan, fenomena yang tidak pernah terjadi dalam musikal lainnya.

Banyak penggemarnnya yang berpendapat bahwa Rent sungguh beresonansi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Memang isu Rent lebih membumi dibandingkan dengan banyak drama musikal lainnya. Selain itu kisahnya juga memberi makna bagi sebagian besar penontonnya, termasuk ketika Rent melakukan tur ke seluruh dunia dan terdekat ke Singapura beberapa waktu lalu.

Mengangkat kisah keseharian yang dibalut dengan isu yang luar biasa besar terbukti menjadi suatu daya tarik sekaligus nilai tambah musikal anak muda ini. Sungguh, Rent adalah musikal era muda yang terbukti sukses. American Idol pun telah berkali-kali mengangkat karya “Seasons of Love” dari musikal yang diusung sebagai musikal generasi MTV yang mengadopsi hampir seluruh genre musik yang ada di AS kala itu.

Akhir dari produksi Rent bukanlah hanya akhir dari suatu season, tapi adalah akhir dari sebuah era. Kata-kata itu bukanlah slogan belaka, tapi memang sungguh demikian.

No Day But Today!

~ Found the film version very late (about 2 years ago) at a counter in mangga dua and since then it has been one of my favorite musicals. I wish i could watch it live. Learn it more from wiki or it’s official website.

Pictures:

Arfan : sampai nanti, sampai mati

Date July 2nd, 2008 Comment Comments Off
kalau kau pernah takut mati, sama
kalau kau pernah patah hati, aku juga iya

dan sering kali
sial datang dan pergi
tanpa permisi
kepadamu suasana hati
tak peduli

kalau kau kejar mimpimu salut
kalau kau ingin berhenti
ingat tuk mulai lagi

tetap semangat
dan teguhkan hati
di setiap hari
sampai nanti
sampai mati

kadang memang
cinta yang terbagi
karena memang
seringkali mimpi tak terpenuhi
seringkali

tetap melangkah
dan keraskan hati
di setiap hari
sampai nanti sampai mati

Rora : Quick Update: Pics

Date July 1st, 2008 Comment Comments Off
Quick update!

gak sempet niy kalo cerita2 di tengah badai deadline TA, so... secara gambar memuat ribuan kata, share pics nya dulu yawwwwww ;)


Pittsburgh:
http://www.facebook.com/album.php?aid=24800&l=34d3d&id=541646389


Tour de NY day #1:
http://www.facebook.com/album.php?aid=24801&l=1c0ec&id=541646389


Tour de NY day #2:
http://www.facebook.com/album.php?aid=24803&l=c1177&id=541646389


Tour de NY day #3:
http://www.facebook.com/album.php?aid=24807&l=b54e6&id=541646389


Universal Studios Hollywood:
http://www.facebook.com/album.php?aid=24808&l=f8a61&id=541646389


Family Gathering:
http://www.facebook.com/album.php?aid=24810&l=9d9b3&id=541646389




unforgettable phantom....


Pandu : why it feels so good to die now

Date July 1st, 2008 Comment Comments Off
have you ever felt so fucked up, you can’t even sleep enough for days? have you ever felt so empty, you can barely talk to the person in the mirror?at the moment like this, i wish my life was a game. press several buttons to beat the villains, need more life? restart, otherwise you just [...]

yud1 : a piece of an evening

Date June 30th, 2008 Comment Comments Off

there I met this girl,
wishing she would fall no more
along those lines she said,
‘is it being in love a curse for me?’

what love is all about anyway,
but forgotten things went awry;
be it intertwining feelings of solitude,
or fate that let us meet to begin with?

there I met this girl,
truth was told I never knew;
learning days of silent tears,
and despair within the silence of solitude

what mistakes are all about, I wonder
of those words of her saying,
‘it’s not falling for you is a mistake,
but this me who fall for you is mistake’

perhaps she would never know
that my heart was also breaking
when I told her I’m sorry;
that I can’t return her feeling


—June 30, 2008
—it’s almost July already…

___

[1] true story. don’t ask about the details.

[2] you know who you are; thanks for the Sara Teasdale’s piece. I’m keeping it.

Alidz : bye gracia..

Date June 30th, 2008 Comment Comments Off

i’m officially moved out! sedih banget pas tadi gw beres2in barang2. jalan sawo no.27 tu udah gw anggep rumah sendiri, bahkan seringkali gw lebih nyaman tinggal disitu daripada di rumah gw sendiri. sering banget gw kabur kesitu kalo suasana dirumah lagi gak enak. sekarang gw udah gak punya pelarian lagi deh, huhuhuuu..

41 bulan gw disana, bukan waktu yang sebentar. bahkan gw tinggal disitu lebih lama dari gw tinggal di semua rumah gw sebelum yang di tebet ini. banyak banget kenangan disitu. yang seneng, yang sedih. kenalan ama orang2 baru, kenalan sama hal2 baru yang gak mungkin gw dapet kalo gw cuma tinggal di rumah. huaaaa, sedih banget gw. sumpa deh. blm lagi harus ninggalin rumet gw tersayang. kasian dia harus melewati keadaannya sekarang dengan kamar yang kosong.

banyak banget yang pengen ditulis. banyak banget yang pengen dituangin. saking banyaknya sampe gw bingung dan memilih untuk gak nulis apa2 lagi. kenangan tetep kenangan. mudah2an kita semua bisa ngelewatin dan dapet ganti yang lebih baik lagi. cheer up lid!

nah daripada kita bersedih2 ria, mending kita cerita2. alhamdulillah, gw abis dapet sedikit rezeki tambahan tak terduga. langsung kalaplah gw. yah gak rela disebut kalap juga sih, soalnya i spent my money on something i really need. mm, apa itu cuma pembenaran gw aja ya. yah begitulah, pokoknya sabtu kemaren gw ke Pesta Buku di Istora Senayan. dan kalaaaap banget pas liat stand PERIPLUS. lagian masa katanya start from 3000. hahaha. langsung lah gw ikutan crowd disitu, hoho. kaya pasarr! tapi worth it sih. gw dapet 6 buku disana. buat gw 1 chicklit, 1 novel mitch albom, ama novel Kite Runner. terus gw beliin arkan 2 buku Nemo2an gitu. sama gw beli satu lagi buat nyokapnya arkan. aaah, puas rasanya abis dari situ. buat yang suka baca, mending buruan kesana deh. tu Pesta Buku adanya sampe 6 Juli besok. sapa tau hoki dapet buku2 oke dengan harga lebih oke. tapi gw mau beli chicklit terjemahan gak jadi, soalnya Gramedia diskonnya cuma 20%. mending beli di TM Book Stores aja deh kalo gitu mah, bisa dapet diskon lebi gede.

mm lalu tadi gw melanjutkan perburuan gw, tapi beralih ke item yang berbeda, yaitu kaos! hahaha, tujuannya tempat gaul tebet itutuhh. tebet utara di mana terdapat deretan distro2 gaul ibukota, halah. sebenernya gw pengen kesana gara2 BloopEndorse lagi diskon up to 70%. eeeh, ternyata gw malah bukan beli disitu, tapi di tempat2 yang gak diskon. ahahaha, gebleggg. eh tapi kaos2nya lucu2 kok yang diskonan itu, sayang aja lengennya pendek2 semua. ayo yang nyari kaos lengen pendek, silakan lho kesana, harga T-shirt cuma 35 ribu sajaaa. daripada beli di ITC, harganya sama, tapi lebi pasaran. yah, pokoknya yuk mari lah kita belanja2, mumpung lagi Jakarta Great Sale! *hahaha, ngaruh banget!

Rora : Cassa 212 - My Deep Condolence and Sympathy

Date June 30th, 2008 Comment Comments Off
Turut berduka cita atas tragedi Cassa 212.

Pertama tau berita ini dari salah satu stasiun TV Malaysia waktu transit di KLIA. Next, once I arrived di Cengkareng and talked with Hix on the phone, "ada bad news...". Lalu saya cari tau detailnya dari ortu, mulai mengikuti perkembangan berita di TV, dan terakhir dapet kabar ternyata salah satu korban adalah anggota Ikastara. Turut berduka untuk keluarga besar TN 6.

Well, di luar berita duka ini, ada good news, at least for me =)
Thanks God, hasil UMB UI membuat saya bahagia karena dua 'adek' keterima di UI ^_^ Kenapa pake tanda kutip? karena bukan adek kandung, hahaha... Lovely Hix' sist di FK dan lovely cuz di Jerman. yippieee... wajib poto bareng pas wisuda (aminnnnnnnnnnnnnn)

Another good news for me,
setelah saya agak2 kecewa karena udah bulan segini tapi gak ada kabar Muskhat 2008, eh ternyata bakal ada lhoooo... tapi digabung sama Olim UI 2008 =) Good luck, guyz!!!

the question is: gimana cara nyelesain TA dalam 10 hari?

Ipro : Rob_Gaun_Mah_Love_Gun.DAT

Date June 30th, 2008 Comment Comments Off